Oleh: yasm1n | April 25, 2008

Keistimewaan Aisyah r.a

Oleh : Sulaiman An Nadawi ( Aisyah The True Beauty )

Setelah Rasulullah SAW meninggal dunia, umat Islam harus mencari petunjuk tentang Al-Quran dari Ahlul Bait Beliau, Siapakah orang yang hidupnya merupakan terjemahan langsung dari Al-Quran, orang yang paling dalam pengetahuannya tentang Sunnah Rasulullah SAW, orang yang paling sukses mengajarkan Syariat Islam kepada kaum muslimin, satu-satunya perempuan yang sanggup meriwayatkan hadist mencapai ribuan, sekitar 2.210 hadist. Adakah orang yang melebihi Aisyah dalam hal-hal itu?

Ketika Rasulullah SAW masih hidup, umat Islam hanya dapat memperhatikan sosok dan pribadi beliau dengan seksama dari luar rumah, tetapi Aisyah memiliki kesempatan yang sangat berharga untuk menemani Rasulullah SAW baik di dalam maupun diluar rumah.

Ada beberapa hal yang membuat posisi Aisyah menjadi penting, Rasulullah SAW sendiri memberikan perhatian khusus kepadanya. Aisyah memiliki kesempatan yang luar biasa untuk menemani Rasulullah SAW dan menerima ajaran Islam secara langsung dari mulut Beliau. Aisyah r.a juga dikaruniai kecerdasan dan bakat alami untuk memahami seluruh ajaran itu. Karena itu, tidak ada keraguan sedikitpun bahwa diantara para anggota ahlul bait, Aisyah r.a menempati sebuah posisi yang istimewa dan mulia.

Karena itu tidaklah berlebihan jika Rasulullah SAW memuji Aisyah r.a dengan berkata  ” Keutamaan Aisyah apabila dibandingkan dengan perempuan lain seperti halnya keutamaan tsarid(makanan yang terbuat dari daging yang dicampur dengan roti) apabila dibandingkan dengan seluruh makanan lainnya”(HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi, & Ibnu Hibban)
Rasulullah juga pernah melihat Aisyah dalam mimpi sebelum menikah, Beliau berkata pada Aisyah setelah menikah : “Aku pernah melihatmu didalam mimpi sebanyak dua kali. Aku melihat gambarmu pada secarik kain yang terbuat dari sutra. Malaikat berkata kepadaku ‘Ini adalah isterimu Bukalah’ Ternyata dirimu yang lihat disana. Lalu aku berkata ‘Jika ini merupaka ketentuan Allah, maka Dia psti akan membuatnya terjadi” (HR Bukhari Muslim, dan Tirmidzi)
Rasulullah pernah menerima wahyu ketika beliau dan Aisyah sedang berada dalam satu selimut, dan hanya Aisyahlah satu-satunya isteri Nabi yang diberi kehormatan itu(HR Bukhari, Tirmidzi dan Nasa’i)
Malaikat Jibril pun pernah mengucap salam kepada Aisyah melalui Rasulullah SAW (HR Bukhari, Muslim dan Tirmidzi)
Aisyah pernah melihat Jibril dengan mata kepadanya sendiri sebanyak dua kali, Allah pun pernah bersaksi dari atas langit ketujuh bahwa Aisyah bersih atas segala tuduhan. Sementara itu, Rasulullah SAW pernah menegaskan bahwa Aisyah akan menjadi isteri yang paling beliau cintai diakhirat kelak (HR Hakim)

Aisyah berkata “Aku memiliki sembilan keistimewaan yang tidak dimiliki oleh perempuan manapun sebelumnya. Aku mengatakan hal ini bukan bertujuan untuk menyombongkan diri atas isteri Rasulullah SAW yang lain. Adapun keistimewaan itu, Pertama Rasulullah pernah didatangi malaikat yang menyerupai diriku, Kedua Rasulullah SAW menikahiku ketika aku masih berusia tujuh tahun(dalam riwayat lain 6 tahun) Ketiga Beliau mengajakku hidup bersama dibawah satu atap ketika aku masih berusia sembilan tahun Keempat Rasulullah SAW menikahiku ketika aku masih perawan, dan tidak ada perempuan lain yang beliau nikahi dalam keadaan seperti itu, Kelima wahyu pernah turun ketika Rasulullah SAW sedang bersamaku dalam satu selimut Keenam Aku termasuk salah seorang yang paling beliau cintai Ketujuh Ada beberapa ayat Al-Quran yang diturunkan karena diriku dan itu tidak pernah dialami isteri Nabi yang lain Kesembilan, Rasulullah SAW pernah didatangi malaikat dalam sebuah rumah yang didalam rumah itu tidak ada orang lain, kecuali aku (HR Hakim, Thabrani, dan Ibnu ABi Syaibah)
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Aisyah berkata “Rasulullah SAW wafat di pangkuanku ketika beliau bermalam dirumahku”

 


Beri tanggapan

Your response:

Kategori